Text
KUALITAS PELAYANAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT
ABSTRAK
Kualitas Pelayanan perpajakan sebagai upaya pemberian pelayanan
publik berbeda dengan pemberian pelayanan lain dalam konteks bisnis pada
umumnya, oleh karena itu, pemberian pelayanan perpajakan mempunyai
karakteristik tersendiri, sebagai bagian dari tugas pekerjaan pemerintah kepada
masyarakat sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Disisi lain
terdapat ketimpangan-ketimpangan pemberian pelayanan pajak yang
diselenggarakan didaerah, dikarenakan Standar Operasioanl Prosedur
Pelayanan Pajak dengan memperhatikan aspek-apsek pemberian pelayanan
berkualitas tidak sepenuhnya diterapkan dengan baik, sehingga berdampak pada
pemberian pelayanan PBB-P2 yang kurang optimal bagi masyarakat
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisa kualitas pelayanan
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada Badan
Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD Kabupaten Bandung Barat
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Teknik Penentuan Informan dalam penelitian ini
menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik Pengumpulan Data
menggunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data
dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Pengecekan
Keabsahan data dengan menggunakan metode triangulasi
Hasil dari Penelitian ini menengenai Kualitas Pelayanan PBB-P2 pada
Kantor BPKD Kabupaten Bandung Barat, sebagai berikut : 1) Reliability :
menunjukkan bahwa kemampuan pegawai cukup baik dalam memberikan
pelayanan PBB-P2, mekanisme pemberian layanan PBB-P2 dengan cara turun
langsung kepada masyarakat dengan melibatkan pihak kecamatan dan desa,
belum optimalnya ketepatan waktu jam kerja pelayanan dan pengetahuan yang
dimiliki pegawai. 2) Responsiveness : menunjukkan bahwa ketanggapan yang
dimiliki pegawai pelayanan memiliki respon yang baik dalam membantu
permasalahan teknis administrasi, belum optimalnya kecepatan proses pelayanan
sesuai yang telah dijanjikan sebelumnya. 3) Assurance : menunjukkan bahwa
Kantor BPKD Kabupaten Bandung Barat telah bekerjasama dengan PT.POS
Indonesia tentang mekanisme pembayaran pajak secara online, belum
dilaksanakannya program pelatihan yang diberikan kepada petugas pelayanan.
4) Emphaty : menunjukkan bahwa pegawai pelayanan menunjukkan rasa empati
yang baik ikut merasakan kesulitan yang dirasakan oleh wajib pajak. 5) Tangible
: menunjukkan bahwa fasilitas gedung pelayanan belum memungkinkan untuk
memberikan rasa nyaman dan aman bagi wajib pajak, dan fasilitas parkir yang
belum tertata dengan rapih.
P00001107 | L240140018 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain